Your Ad Here

5 Kemampuan Hebat Bayi

Jakarta - Jangan anggap remeh kemampuan seorang bayi.

Apakah Dia Tepat Untuk Anda?

Status lajang, bertemu dengan pria yang memunculkan chemistry dan punya "potensi".

Rujak Buleleng

Jakarta - Pengin mencicipi makanan khas Bali yang sedap? Mampirlah ke warung ini.

Kondisi Remaja Yang bikin Malu

Jakarta - Saat remaja tubuh mengalami berbagai macam perubahan baik secara fisik maupun hormonal.

Hidrasi Tak Harus dengan Air

akarta, Untuk mencegah dehidrasi, biasanya Anda disarankan untuk minum banyak air.

Sunday, June 17, 2012

Bekam, Cara Alami Usir Racun

Bekam, Cara Alami Usir Racun
RAGAM pengobatan alternatif mulai marak diperkenalkan kepada masyarakat. Salah satu yang dikenal dunia medis adalah sistem pengobatan bekam. Bekam menjadi model pengobatan yang sudah dikenal lama dan biasa dilakukan Nabi Muhammad SAW. Bekam juga menjadi pengobatan paling ideal yang disunnahkan Rasulullah SAW.

Saat ini, metode pengobatan dengan cara bekam tak hanya berkembang di negara Arab maupun Tanah Air tetapi sudah merambah daratan China maupun Eropa.

"Bekam merupakan bagian sunnah Nabi yang harus diimani dan diamalkan. Berangkat dari hadis tersebut kami mencoba mengembangkan dan memadukannya dengan kedokteran medis yang sesuai dengan disiplin ilmu kami," ujar pemilik Klinik Minasa Gasing Holy Holistic, Dr Sapriani Muslimin.

Hal tersebut dikatakan Sapriani dalam seminar kesehatan Bekam Medik untuk Penyembuhan Aneka Penyakit di gedung Balai Kencana, Jl Dr Ratulangi, Makassar, Sabtu (16/6/2012).

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Thursday, June 14, 2012

Penerapan ASI Eksklusif Paling Bagus di Klaten

Penerapan ASI Eksklusif Paling Bagus di Klaten
Jakarta, Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif baru ditetapkan Maret 2012. Belum semua pihak menerapkannya dengan baik, namun beberapa daerah seperti Klaten Jawa Tengah dinilai cukup bagus dan bisa dijadikan contoh soal penerapan PP ASI Eksklusif.

"Klaten bagus, di sana punya Perda (Peraturan Daerah) dan penerapannya juga sudah sangat bagus," kata Minarto, Direktur Bina Gizi Kementerian Kesehatan saat ditemui di acara diseminasi PP 33/2012 tentang ASI Eksklusif di Hotel Amos Cozy Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2012).

Dengan adanya Perda tentang ASI, segala bentuk kegiatan promosi susu formula di Klaten sudah diawasi dengan cukup ketat. Menurut Minarto, iklan dan promosi susu formula di wilayah ini sudah tidak bebas lagi untuk dipajang di sembarang tempat.

Demikian juga dengan keharusan untuk penyediaan fasilitas menyusui di tempat-tempat umum, Minarto mengatakan bahwa sebagian besar pengelola tempat umum di Klaten sudah menerapkan aturan tersebut. Bukan cuma tempat-tempat umum seperti mall dan terminal, kantor-kantor pemerintah juga sudah menerapkannya.

Perda tentang ASI Eksklusif sudah ada di Klaten sebelum PP 33/2012 ditetapkan pada Maret 2012. Meski demikian, karena RPP tentang pemberian ASI Eksklusif sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama, pemerintah daerah Klaten juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dalam menyusun Perda tersebut.

Minarto mengatakan, saat ini Klaten bukan satu-satunya daerah yang memiliki Perda tentang ASI Eksklusif. Makassar juga sudah memiliki Perda serupa, lalu dalam waktu dekat Nusa Tenggara Barat (NTB) juga akan menyusul dengan penerapan Perda tentang pemberian ASI Eksklusif.

"Mereka itu kan sebenarnya menunggu PP ASI. Nah sekarang sudah ditetapkan, harapannya penerapan di daerah bisa lebih baik," tambah Minarto.

Secara umum di Indonesia, Minarto mengatakan belum ada data resmi tentang berapa banyak fasilitas umum dan tempat-tempat kerja yang sudah memiliki fasilitas menyusui. Yang jelas belum semua memilikinya dan Kementerian Kesehatan saat ini sedang memetakan data tersebut.

Sumber : detik.com

Cinta Kasih Ayah Lebih Penting untuk Perkembangan Anak

Cinta Kasih Ayah Lebih Penting untuk Perkembangan Anak
Jakarta, Kebanyakan orang berpikir bahwa cinta dan perhatian seorang ibu saja sudah cukup untuk merawat dan membesarkan anak. Tetapi ternyata cinta seorang ayah juga tidak kalah pentingnya bagi perkembangan anak.

Peneliti melakukan studi terhadap lebih dari 10.000 putra dan putri yang mengungkapkan bagaimana seorang ayah yang tinggal jauh dari keluraga atau bersikap dingin terhadap anaknya dapat merusak kehidupan anak.

Tinjauan dari 36 penelitian yang telah dilakukan di seluruh dunia menyimpulkan bahwa cinta seorang ayah terhadap anak-anaknya sama pentingnya dengan cinta seorang ibu.

Peneliti Profesor Ronald Rohner menyatakan bahwa cinta ayah merupakan kunci perkembangan anak dan berharap temuannya akan memotivasi lebih banyak ayah untuk terlibat dalam merawat anak-anaknya.

"Selama ini seorang ayah berpikiran bahwa posisinya dalam merawat anak adalah sebagai dukungan secara finansial terhadap keluarganya, tetapi hal ini tidak diperlukan untuk perkembangan sehat anak-anak," kata Profesor Rohner seperti dilansir dari dailymail, Kamis (14/6/2012).

Anda harus mulai menjauhi pikiran yang salah tersebut dan menyadari pengaruh ayah terhadap perkembangan anak sangat besar, bahkan terkadang lebih besar daripada ibu. Kesimpulan ini disampaikan setelah Profesor Rohner memeriksa data dari studi ketika anak-anak dan orang dewasa diberi pertanyaan seberapa besar rasa cintanya terhadap orang tuanya.

Berdasarkan jawaban peserta penelitian tersebut, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa orang yang kurang dekat dengan ayahnya sejak kecil memiliki perasaan lebih cemas, tidak aman, temperamental dan agresif.

Banyak masalah perilaku karena pengaruh ketidakdekatan anak dengan ayahnya tersebut yang terbawa ke masa dewasa. Penelitian ini kemudian diterbitkan dalam jurnal Personality and Social Psychology Review.

Cinta seorang ayah sama pentingnya dengan cinta seorang ibu, bahkan pada beberapa kasus mungkin cinta ayah lebih penting. Salah satu alasannya mungkin adalah anak lebih menghormati dan lebih segan terhadap sosok seorang ayah.

Sehingga jika ayah tidak berusaha dekat dengan anaknya dan malah bersikap dingin, hal ini akan lebih menyakitkan bagi kesehatan mental dan psikologi anak. Sikap penolakan oleh ayah di masa kecil memiliki efek yang kuat dan konsisten pada pembangunan kepribadian seseorang.

"Anak-anak yang merasa tidak dicintai cenderung menjadi cemas, tidak aman, memicu kemarahan dan kebencian serta dapat menyebabkan anak menutup diri secara emosional dalam upaya untuk melindungi diri dari sakit hati yang lebih lanjut," kata Profesor Rohner.

Hal ini dapat membuat anak kesulitan dalam bergaul dan membentuk hubungan dengan orang lain. Anak bisa menderita rendah diri dan kesulitan untuk menangani situasi stres. Tidak seperti sakit secara fisik, orang yang pernah memiliki masalah psikologis dapat menghidupkan kembali rasa sakit emosional akibat bahkan setelah bertahun-tahun.

Sumber : detik.com